Tuesday, October 29, 2013

Wall organizer - Tempat Assessories

Bahan 
Beberapa waktu lalu kami membeli dry box untuk rumah lensa dan kamera, dan mendapat extra styrofoam lembaran dan busa. Dari pada di buang, mari kita bikin untuk kreasi. Salah satunya adalah wall organizer, untuk tempat menyimpan assesories, peniti, atau apa saja. Dari search internet, malah bisa juga kita buat wall art :)
Mari kita bikin kreasi yang lebih mudah.

Bahan :
  • Kain (kain apa saja), disini saya memakai kain tipis bekas pelapis kemasan, pita dan kain lubang-lubang (seperti jala) warna pink. 
  • Lem / double tape biasa
  • Double tape yang kuat (saya memakai merk 3m)
    double tape 3m
Lapisi Styrofoam
Cara Membuat :
  1. Pertama-tama saya melapisi seluruh sisi styrofoam dengan kain tipis, rekatkan dengan lem. 
  2. Kemudian saya melapisi bagian depan dengan kain lubang-lubang, rekatkan sisi-sisinya dengan lem. Bagian depan tidak saya beri lem karena akan tembus ke luar, jadi cukup di sisi-sisinya saja
  3. Beri hiasan pita (yang nantinya juga akan berfungsi sebagai gantungan peniti) *optional
  4. Beri double tape yang daya lekatnya kuat untuk melekatkan hiasan ini dengan dinding. 
Setelah di hias
Hasil jadi

Tips : 

  • jika tidak punya kain yang lebar, bisa gunakan teknik pachwok. atau menggunakan kertas kado/ kertas koran. Hasilnya pasti akan berbeda. 
  • Untuk membuat Wall Art, siapkan saja beberapa motif kain, buat seperti cara di atas. Dan susun sesuai selera di dinding. 
  • Jika tidak mempunyai styrofoam, lebih baik jangan membeli. Tapi ganti dengan kerdus bekas (jika kurang tebal, tumpuk menjadi dua)

No comments:

Post a Comment